Tampilkan postingan dengan label Mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesin. Tampilkan semua postingan

Menghidupkan Mesin-mesin dari Pulpit 1

Prosedur Menghidupkan Mesin-mesin dari Pulpit 1. A. Prosedur Menghidupkan Konveyor “Roll Gang After Furnace (dapur)”. 1. Pastikan power 380 V sudah masuk (lampu indikasi merah Control Source menyala) 2. Putar tombol Emergency untuk posisi "On". 3. Kemudian tekan tombol Push Button Control Source "On" & lampu hijau akan menyala, bila tidak menyala periksa posisi Joistik (pada Joystik posisi ON, Control Source tidak bisa dioperasikan). 4. Posisikan Joystick sesuai dengan keperluan produksi dan lampu indikasi akan menyala dengan posisi joystick tersebut. B. Menghidupkan Crop Shear. 1. Jika power 380 V sudah masuk, dan pastikan power 220 VAC & 24 VDC PLC sudah masuk (lampu indikasi hijau "24 VDC" sudah menyala). 2. Putar tombol Emergency Crope Shear. 3. Tekan tombol Push Button "ON" (lampu indikasi hijau akan menyala). 4. Untuk pemotongan Crope Shear maka putar Selector Switch pada posisi "ON" (sesuai prosedur yang tertulis di desk). C. Menghidupkan Motor 3,3 KV (Roughing & Intermediate). 1. Pastikan power 3,3 KV, dan PLC dalam keadaan siap operasi. 2. Hidupkan Pompa Minyak, dengan menekan tombol ON Oil Pump, dan lampu hijau (di atasnya) akan menyala. 3. Putar tombol Emergency. 4. Pastikan Selector Switch pada posisi PLC. 5. Sebelum mengoperasikan, pastikan lapangan dan Gear Box sudah oke dan aman. 6. Tekan tombol push button "ON" Ø NB : Sesudah mesin semua dioperasikan, sebelum jalan (produksi) tekan tombol Push Button Rejector. Ø Prosedur menyiapkan panel distribusi IM/FM 1. Switch "ON" power 380 V supply distribusi IM di panel MDB. 2. Switch "ON" main breaker/NFB di panel distribusi IM. 3. Switch "ON" MCB control. 4. Switch "ON" semua NFB supply motor-motor yang akan dioperasikan. 5. Apabila point 1-4 sudah ok, selanjutnya tinggal mengoperasikan dari Pulpit.

Menghidupkan Pinch Roll.

1. Menghidupkan Pinch Roll.

1. Pastikan Control Source Distribusi Intermediate Mill sudah ON, sehingga display "Rpm meter" masing-masing motor akan menyala.
2. Pastikan power PLC sudah oke baik di panel ataupun di desk.
3. Putar Selector Switch Control Pinch Roll "ON", maka lampu indikator akan menyala hijau dan fan di motor akan ikut "ON".
4. Untuk pengamanan, sebaiknya potensio meter pada nilai "0" / Nol Rpm.
5. Apabila keadaan di lapangan sudah aman, Pinch Roll bisa diputar.
6. Tes valve-valve "pinching" pada masing-masing motor dengan cara menekan "Push Button Tes Pinching" dan Selector Switch Pinching mode posisi tes.

2. Mematikan Pinch Roll.
1. Untuk keamanan dari mekanis, sebaiknya turunkan Rpm pinch roll sampai dengan "nol Rpm" melalui potensio meter "Rpm Speed Control".
2. Bila point diatas ok, tekan Push Button Stop masing-masing motor.

Rotary Shear / Flying Shear

Menghidupkan Rotary Shear / Flying Shear.

1. Pastikan Control Source Disribusi Finishing Mill sudah ON.
2. Pastikan power PLC sudah oke baik di panel PLC atau di desk, yaitu Push Button Emergency kondisi "Nol Pressed".
3. Selector Switch "Mode Position" diposisikan ke posisi billet besar.
4. Bila kondisi normal Selector Switch Mode Program selalu posisi "auto"
5. Setelah kondisi dilapangan aman, barulah Push Buton Start kita tekan maka Rotry Shear akan berputar.
6. Pastikan valve-valve untuk Rotary Shear Cut Length, Devider Through bekerja dengan baik.
7. Untuk mengetahui pada point 6, Selector Mode Program diposisikan manual, setelah itu dengan Push Button Test kita test valve-valve tersebut di point 6.
8. Bila pada point 6 ok, Selector Switch Mode Program diposisikan "auto".

2. Mematikan Rotary Shear / Flying Shear.
1. Tekan Push Button Stop maka Rotary Shear akan berhenti berputar.
2. Dalam keadaan trouble didaerah Rotary Shear, matikan Rotary Shear, setelah itu posisikan Selector Mode Program ke posisi "manual".

Motor DC

1. Menghidupkan DC Motor.

Apabila sub C point 1 dan 2 sudah ok, dilanjutkan dengan:
I. Posisi Individu (Individu Operation System).
1. Pastikan posisi C.O.S (Changer Over Switch) ke posisi Jog.
2. Pastikan nilai Potensio (Speed Control Rpm) pada nilai 0 (nol) Rpm (untuk pengamanan acceleration motor saat run).
3. Tekan Push Button ON masing-masing motor dan lampu signal ON akan menyala, kemudian "adjust" (setting Rpm) masing-masing motor sesuai permintaan.

II. Posisi Jogging.
1. Pastikan posisi C.O.S (Changer Over Switch) ke posisi Jog.
2. Tekan Push Button Jogging forward/reverse (sesuai permintaan).
3. Karena jogging dioperasikan pada hal-hal tertentu, jangan lupa setelah selesai kembalikan posisi C.O.S ke posisi awal.

III. Posisi Cascade (Draw).
1. Pastikan posisi C.O.S (Changer Over Switch) ke posisi Draw.
2. Perhatikan nilai potensio (Rpm Speed Control) antara masing-masing motor, nilai potensio cascade dibuat sama bila kita mengatur speed motor menggunakan MVR (Main Speed Setting).
3. Pada posisi ini bila kita merubah speed motor akhir, maka motor-motor sebelumnya akan ikut berubah.


2. Mematikan Motor DC.
1. Demi keamanan dari segi mekanis dan listrik, jangan mematikan motor saat max Rpm melalui "Push Button Stop".
2. Turunkan Rpm motor melalui potensio sehingga tercapai speed ± 150 Rpm, baru kita "Off" kan motor melalui Push Button Stop dan lampu tanda motor Off akan menyala.

Prosedur Menghidupkan Mesin-Mesin dari Pulpit II

A. Prosedur Menghidupkan Motor Conveyor After Crop Shear sampai dengan Sebelum Intermediate Stand 3-4 :

1. Putar Push Button Emergency untuk posisi "ON" (Not Pressed Condition).
2. Pastikan posisi Joystick dalam kondisi/posisi Off.
(ada Interlock posisi Joystick dengan control source On).
3. Tekan Push Button Control Source "ON" dan lampu hijau akan menyala.
4. Posisikan Joystick sesuai dengan keperluan produksi (normal condition All is Forward)
dan lampu indikator akan mengikuti kondisi motor run.

B. Menghidupkan "Oil Lubrication Motor" untuk Gear Box Stand 3-4 Intermediate 3-6 dan FM Stand.

Ø Apabila pada sub A point 3 sudah tidak ada masalah, tekan Push Button "ON" Oil Lubrication untuk Stand Intermediate dan Stand FM, dan "Signal Pressure Switch" akan berhenti "Blinking" untuk masing-masing motor (apabila Pressure Switch tidak ada masalah dan PLC sudah ON)

C. 1. Menghidupkan Motor 3,3 KV/Intermediate 3-6.
1. Pastikan Lubrication Gar Box sudah siap.
2. ON-kan PLC dan Signal Lamp 220V akan menyala, ON kan pula Power 24 VDC di pintu panel dan Lampu Indikator 24 VDC akan menyala.
3. Putar Push Button Emergency input PLC di desk dan lampu tanda akan menyala hijau.
4. Putar Push Button Emergency pada masing-masing motor.
5. Pastikan posisi Selector Switch sudah benar.
6. Setelah posisi Selector Switch benar dan kondisi di lapangan sudah aman, tekan Push Button Start bila posisi PLC.
7. Bila point 5 ok, atur posisi Joystick (forward/reverse).

2. Mematikan Motor 3,3 KV Intermediate Stand 3-6.
1. Tekan Push Button Stop masing-masing motor dan tekan pula Push Button Emergency tiap motor, untuk pengamanan (bila posisi PLC).
2. Off posisi Joystick dan Selector Switch posisikan Off. (bila awalnya posisi Joging).

Postingan Populer