Pabrik Baja memproduksi besi BETON POLOS, besi BETON ULIR

Menerima pesanan besi BETON POLOS, besi BETON ULIR, besi nako, plat strip.
Produk sesuai SNI 07-2052-2002.
PT A,
 Surabaya ,
email:jayasteel@ymail.com www.jayasteel.com
email: cs@jayasteel.com
webside: jayasteel.com

informasi lebih lengkap hubungi
Afandi Kusuma
0878 525 80885; 082140 031 207

 busana muslim busana muslim Seragam Kerja Batik Seragam Kerja Batik Seragam Kerja Batik Seragam Kerja Batik Seragam Kerja Batik Seragam Kerja Batik busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim busana muslim

PROSEDUR KERJA

API-PK.03.01 Pengendalian Dokumen dan Data
API-PK.04.01 Pembelian
A

.......

Artis Indonesia

daftar nama Artis Indonesia model, penyanyi Aa Gym Alfarini eridani Cut Tari Dewi Persik Dewi Sandra Dian Sastro Dinda kanyadewi Dwi Putrantiwi Emma Waroka Enno Lerian Julia Perez Laudya Cinthya Bella Laura Basuki Luna Maya Lyra Virna, Magdalena Magdalena Mona Ratu Liu Nadira Nafa Urbach Nia Ramadhani Olga Lidya Paramitha Rusady Rianti Risty Tagor Sandra Dewi Sophia Latjuba Suzanna Uli Auliani Vena Melinda Wiwid Gunawan Yuni Shara, Agni Pratistha Aa Gym Alfarini eridani Andi Soraya Angel Lelga Asmirandah Audy Ayu Ayu Anjani Ayu Azhari Ayudia Bing Slamet Bunga Citra lestari Cantik Cut keke Cut Tari Cut Tari Dewi Persik Dewi Persik Dewi Sandra Dian Sastro Dian Sastro Diana Punky Dinda kanyadewi Dwi Putrantiwi emma waroka Emma Waroka Enno Lerian Eva Arnaz Femmi Permatasari Film Indonesia Five V Happy Salma Iklan Julia Perez Julie Estelle Julie Estelle Kiki Amalia Komedi Krisdayanti Lagu Indonesia Laudya Cinthya Bella Laura Basuki Luna Maya Luna Maya Lyra Virna, Magdalena Magdalena Maia ahmad Mona Ratu Liu Mulan kwok Nabila Syakieb Nadira Nafa Urbach Nana Mirdad Nia Ramadhani Nia Ramadhani Nikita Willy Nirina Nita Thalia Nova Eliza Olga Lidya Paramitha Rusady Ratu Felisha Rianti Rianti Cartwright Risty Tagor Sabria Kono Sandra Dewi Sarah Azhari Sigi Wimala Sinetron Sophia Latjuba Sophia Latjuba Suzanna Suzanna Tamara Blezinsky Tessa Kaunang Titi Kamal Uli Auliani Vena Melinda Vena Melinda Vina Panduwinata VJ Cathy Wiwid Gunawan Yeyen Lidya Yuni Shara, Zaskia Adya Mecca

PENANGANAN LINGKUNGAN PT A


Meningkatnya pemanasan global yang ternyata lebih cepat dari perkiraan para ahli sebelumnya, sangat perlu segera disikapi dengan penerapan green economic & business. PT A  ingin sekali ikut berperan dalam kegiatan ters
Sebagaimana semua pabrik baja di dunia, akan selalu mengalami masalah polusi. Baik polusi suara, udara, serta tanah dan air. Nam
Untuk mengurangi polusi suara, mesin-mesin yang menimbulkan suara yang keras, diberi peredam, sehingga tidak sampai mengganggu orang lain. Untuk asap yang dihasilkan dari proses pembakaran diberi cerobong yang dilengkapi dengan penangkap debu dan asap serta gas beracun. Sedangkan untuk lim

Kegiatan green business ini memang sudah menjadi misi
Untuk mendukung kegiatan green business tersebut, PT A  secara rutin melakukan penghijauan di dalam lokasi pabrik dan melakukan perawatan secara rutin dengan melibatkan personil khusus untuk menangani masalah ini. Hal yang juga tidak kalah penting untuk mengaplikasikan kegiatan tersebut ad
Untuk saat ini penggunaan bahan bakar alternatif dari sumber hayati masih menjadi bahan penelitian dan kajian bagi PT A . Untuk mendukung green economic & business, penghematan penggunaan sumber-sumber minyak memang harus dikurangi dengan melakukan efisiensi, serta mencari alternatif penggunaan
Sejak awal PT A  berusaha konsisten dengan menyeimbangkan antara kegiatan produksi dan menjaga lingkungan hidup guna dapat menciptakan iklim berusaha yang sehat dan kondusif. Untuk itu hal-hal



CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT A

kerja sama usaha.

GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT A

Visi untuk menjadikan PT A 

Tujuan PT A  meliputi:
- Meningkatkan pangsa pasar yang secara konsisten menguntungkan
-

Sasaran PT A  meliputi:
- Meningkatkan pangsa pasar mencapai 4000 ton per bulan
-

INOVASI PRODUK PT A

Pada mulanya yang diproduksi oleh PT A  adalah besi beton polos. Sesuai dengan permintaan pasar dan tujuan PT A  untuk menyediakan produk besi profile, maka dikembangkan jenis produk yang lain.

SEKILAS PT A

Kami terus melakukan pengembangan sehingga dapat meningkatkan kapasitas, mutu produksi, kepuasan konsumen dan harga yang kompetitif.

AZZAM

Melayani:
Pengetikan
Penyusunan Karya Ilmiah,
Makalah
Pengolahan Data
Tugas Akhir

Pembuatan Software

Jl. Awikoen Madya No 5 Gresik
Telp. 031-3986481 SMS: 081808048818

TA
Manajemen
Marketing
Administrasi
Pemasaran
Arsitektur
Teknik Industri
Mesin

Pembuatan Neraca Rugi Laba untuk UKM







di buka juga les bahasa Inggris untuk TK, SD, SMP…
les pelajaran untuk SD, SMP, dan SMA
hubungi: Telp. 031-3986481 SMS: 081808048818

TIPS BUSANA KERJA

1. Blazer, Blus, dan Rok/celana panjang adalah koleksi busana kerja yang harus dimiliki.

- Pilih warna-warna netral untuk mempermudah memadu-padankan sehingga tidak nampak membosankan.

-Pilih kualitas jahitan yang baik.

- Untuk memberi kesan feminin, pilihlah rok A-line dengan warna netral agar mudah dipadankan dengan busana yang lain.

- Untuk memberi kesan maskulin, contoh: pilihlah setelan blazer dari celana abu-abu dengan blus motif bunga aksen renda.

- Untuk memberi kesan preppy gilrl, contoh: padankan rok hitam A-line dengan kemeja putiih dan sweater merah marun. Pilihan lain, cardigan oranye, tank top, dan celana abu-abu.

2. Busana kerja untuk tubuh besar:

- Pilih rok berpotongan lurus 7/8 dengan belahan di bagian belakang atau pada salah satu sisinya untuk menyembunyikan bagian paha dan betis yang cenderung besar

- Hindari blus yang terlalu ketat, pilihlah blus dan kemeja dengan ukuran yang sesuai.

3. Busana kerja untuk tubuh mungil:

-Pilihlah rok berpotongan sepan dengan bahan yang cukup tebal di atas lutut atau pas di lutut untuk menambah volume tubuh dan meninggikan siluet tubuh.

- Sebaiknya gunakan warna-warna solid dan tidak disertai gambar atau motif apapun untuk memberi kesan luas untuk memperbesar siluet tubuh.

CARA BERBUSANA MENAMBAH PERCAYA DIRI

Rasa percaya diri tidak timbul begitu saja. Percaya diri tak hanya berasal dari keperibadian yang menarik, namun ada hal yang tak kalah penting yaitu penampilan yang menarik. Setiap orang dimuka bumi ini laki-laki, perempuan, hitam, putih, kurus, gemuk, dan lain sebagainya bisa tampil percaya diri dan tampil menarik di hadapan khalayak umum dengan cara mengetahui cara berbusana yang baik dan sesuai.


“First look, First think”, itulah kalimat yang menggambarkan pentingnya tampil menarik. Salah satu factor penting yang mendukung seseorang tampil menarik adalah bagaimana seseorang tersebut mampu memilih busana yang tepat diwaktu yang tepat.


Pertanyaannya saat ini adalah:

1. Sejauh mana Anda mengetahui bahwa busana yang Anda pakai telah sesuai dan pantas dengan postur tubuh Anda?

2. Sejauh mana Anda mengetahui bahwa busana yang Anda pakai telah sesuai dan pantas dengan tema acara yang Anda hadiri?


Jika Anda ingin tampil percaya diri dimanapun Anda berada, maka Anda harus sudah bisa menjawab kedua pertanyaan diatas. Tingkatkan rasa percaya diri Anda dengan cara mengetahui cara berbusana yang terbaik untuk Anda.


Berikut tips berbusana untuk menambah percaya diri Anda, yang dikumpulkan dari beberapa perancang busana dan media massa
.

TIPS BUSANA MUSLIM

1. Terpenting dalam memilih busana muslim adalah sesuai dengan aturan Islam. Busana Muslim bertujuan untuk menutup aurat dan melindungi tubuh pemakainya dari hal-hal yang bisa mencederai. Oleh karena itu pilihlah busana yang longgar sehingga menyamarkan siluet tubuh.

2. Sebaiknya tidak menggunakan baju ketat yang di double dengan baju lengan pendek, ¾, atau tank top. Jika Anda memilih untuk berbusana muslim maka pilihlah kreasi busana lengan panjang.

3. Pilih model dan bahan yang sesuai dengan aktivitas. Jika banyak beraktivitas pilihlah bahan yang menyerap keringat dan tak mudah kusut, yang terdiri dari atasan dan celana panjang. Untuk aktivitas yang lebih banyak diam pengguna busana muslim akan bertambah anggun dengan memakai rok.

4. Pilihlah penutup kepala/jilbab yang tetap menutup leher. Pelajari berbagai kreasi kerudung yang banyak diinformasikan dalam media massa agar tetap mengikuti mode namun tetap mengikuti aturan agama.

5. Pilih busana yang menyamarkan kekurangan tubuh agar Anda tampil percaya diri. Misalnya dari segi bahan, orang yang berbadan kurus sebaiknya menggunakan pakaian yang terkesan bertumpuk, dan orang berbadab besar gunakanlah bahan yang terkesan ringan. Dari segi warna, bagi yang berbadan besar warna gelap akan tampak lebih mengesankan.

6. Sebaiknya Anda tak perlu bingung memilih busana muslim untuk pesta. Pakaian sederhana yang dimiliki bisa terkesan mewah dengan cara memberikan pelengkap dari bahan yang terkesan mewah. Contoh, gabungkan batik berbahan katun dengan selendang organdi yang serasi ataupun membalut gamis sederhana dengan obi dari sutra atau berbordir.

10 Ciri Orang yang Berfikir Positif

Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.

  1. Melihat masalah sebagai tantangan
    Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.
  2. Menikmati hidupnya
    Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.
  3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
    Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.
  4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak
    'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.
  5. Mensyukuri apa yang dimilikinya
    Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya
  6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
    Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.
  7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
    Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only),
    kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.
  8. Menggunakan bahasa positif
    Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat."
  9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif
    Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'.
  10. Peduli pada citra diri
    Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.

*** (hannie k.wardhanie/mlmindonesia.com)

dari Tung Dasem Waringin ke HP saya:

Tung Dasem Waringin:

Bukan ‘Orang kaya hidupnya tidak bahagia’, tapi ‘Lebih baik kaya tidak bahagia, daripada sudah miskin tapi tidak bahagia, dan itu orang lain. Kalau saya akan menjadi orang KAYA dan BAHAGIA

26-9-2006

Ketika orang punya KEYAKINAN BAHWA IA PASTI BERHASIL, IA pun AKHIRNYA BERHASIL, karena walaupun mengalami kegagalan, ia akan BANGUN TERUS hingga akhirnya sungguh-sungguh berhasil.

27-9-2006

Berbaktilah ketika orang tua dan orang-orang yang kita cintai masih ada. Berilah yang terbaik kepada mereka sebelum semuanya terlambat. Anda sudah beri yang terbaik bagi orang-orang tercinta?

28-9-2006

Orang yang mau ACTION untuk menjadi kaya, mungkin akan terwujud, mungkin belum. Tapi orang yang tidak pernah ACTION sama sekali untuk menjadi kaya, pasti tidak akan kaya. Apa usaha-usahaku supaya kaya?

1-10-2006

Ketika pegolf yang lain masih tidur, Tiger Wood sudah berada di lapangan dan memukul minimal 1000 bola! Ketika kompetitor Anda masih tidur, apa yang sudah Anda lakukan?

5-10-2006

‘Hemat pangkal kaya’ adalah ilmu yang paling lama untuk menjadi kaya. Berhemat memang perlu, tapi SAYA AKAN TERUS BEINVESTASI AGAR BISA MENJADI KAYA LEBIH CEPAT LAGI dan bisa lebih banyak amal

6-10-2006

Bukan ‘orang kaya itu pelit’ Tapi ‘Justru banyak terbukti orang-orang yang paling kaya adalah orang-orang yang paling sosial, menyumbang jauh lebih banyak dari kita’ BISA KAYA dan DERMAWAN, why not?

7-10-2006

Hidup penuh pilihan, bisa memilih kaul kemiskinan supaya bisa jadi tangan Tuhan dan jadi inspirasi banyak orang. Atau boleh kaya untuk menjadi tangan-Nya dan membantu banyak orang dengan amal

Aku ingin menjadi LUAR BIASA !

Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita.Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ?

Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini:

Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi anda
Sebuah keberanian akan mengantar anda kejalan yang tepat
Sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan
Rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan
Setelah memahami dalil - dalil diatas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya.

Cita - cita. Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita - citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita - cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang - orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita - cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita - cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita - cita anda.

Citra Diri. Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita - citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa todak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak - injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda.

Harga Diri. Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi - tingginya.

Menantang Diri Sendiri. Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda.

Mulai Bergerak. Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal - hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep - konsep, metode, cara - cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung.

Menjadi Luar Biasa. Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap - siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang - orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda.

Kemauan. Akhir kata, kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya. Salam sukses !

(oleh: Benyamin, Pemimpin Gemini Training Center).

Dari Unicore

Aku ingin menjadi LUAR BIASA !

Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita.Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ?

Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini:

Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi anda
Sebuah keberanian akan mengantar anda kejalan yang tepat
Sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan
Rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan
Setelah memahami dalil - dalil diatas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya.

Cita - cita. Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita - citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita - cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang - orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita - cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita - cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita - cita anda.

Citra Diri. Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita - citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa todak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak - injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda.

Harga Diri. Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi - tingginya.

Menantang Diri Sendiri. Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda.

Mulai Bergerak. Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal - hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep - konsep, metode, cara - cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung.

Menjadi Luar Biasa. Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap - siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang - orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda.

Kemauan. Akhir kata, kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya. Salam sukses !

(oleh: Benyamin, Pemimpin Gemini Training Center).

Dari Unicore

Menurunkan Lemak?

Mengapa Menurunkan Lemak Itu Penting ?

Dalam fitness atau kebugaran, sehubungan dengan penampilan fisik tubuh yang lebih baik, pada dasarnya hanya ada 2 tujuan besar, yakni: menurunkan lemak dan meningkatkan otot.

Lalu mengapa menurunkan lemak itu penting? Lemak adalah sumber penyakit dan merupakan biang keladi bagi penyakit mematikan seperti kanker, diabetes, stroke, jantung koroner, dan tekanan darah tinggi. Semua lemak yang disimpan oleh tubuh adalah akibat dari kalori makanan yang masuk melebihi kalori yang keluar lewat aktivitas tubuh.

Lemak tersebut tersimpan di berbagai tempat, ada yang menumpuk pada kantong-kantong lemak di bawah permukaan kulit, ada pula yang menumpuk pada organ-organ penting seperti hati, pankreas, lambung, otak, dan jantung, ada juga yang menumpuk pada pembuluh darah.

Apabila menumpuk di jantung, maka akan menimbulkan serangan jantung dan tekanan darah tinggi. Apabila menumpuk di bawah permukaan kulit dan pankreas maka akan menimbulkan obesitas, kolesterol tinggi dan diabetes. Apabila menumpuk di hati, maka akan menyebabkan kanker. Apabila menumpuk di pembuluh darah dan otak maka akan menimbulkan stroke dan tekanan darah tinggi.

Jadi konsensus medisnya, semakin rendah kadar lemak yang dimiliki tubuh maka akan semakin baik. Untuk pria, usahakan untuk meraih kadar lemak tubuh antara 10-17%. Untuk wanita, usahakan untuk meraih kadar lemak tubuh antara 17-25%.

clixsense

Klik disini Anda akan dibayar

yuwie

Berkomunitas disini Anda dibayar

Bisnis Proposal: Personal Franchise

Edward Sardjono: Perkenalkan nama saya Edo, kali ini kita akan membicarakan mengenai sebuah konsep usaha yaitu waralaba pribadi atau personal franchise. Di era globalisasi ini, kita merasakan persaingan yang ketat di dunia usaha maupun dunia kerja. Ketatnya persaingan dirasakan baik oleh para pemilik usaha, profesional hingga tingkat karyawan. Dan semakin tingginya biaya hidup, biaya pendidikan anak, tunjangan kesehatan, dan jaminan hari tua, membuat banyak orang mencari alternatif usaha, maupun usaha mandiri. Konsep franchising bisnis atau waralaba merupakan salah satu peluang usaha yang kini berkembang pesat dan diminati oleh banyak kalangan. Kita tahu bisnis franchise atau waralaba kini bukan hanya berkembang di bidang makanan, namun meliputi properti broker, salon, rental VCD, bahkan masuk hingga bidang pendidikan. Keunggulan dari bisnis franchising adalah para pemegang lisensi atau ijin tidak perlu memiliki keahlian khusus, karena sudah disediakan sistem oleh perusahaan. Jadi jika kita ingin memiliki usaha sendiri atau ingin memiliki usaha lain di luar usaha yang telah kita miliki, franchising merupakan pilihan yang tepat saat ini. Namun untuk mendapatkan ijin atau lisensi sebuah franchise, diperlukan modal yang cukup tinggi, apalagi jika franchise tersebut sudah terkenal. Menurut buku The Cast Flow Quadrant, karangan Robert T. Kiosaki, ada sebuah konsep waralaba yang bisa dijalankan secara individual atau perorangan, yang disebut sebagai waralaba pribadi atau personal franchise. Yang menarik di sini adalah untuk mendapatkan ijin atau lisensi tidak diperlukan biaya yang tinggi, namun memiliki potensi yang tidak kalah dengan corporate franchise atau waralaba pada umumnya. Jadi semua orang yang ingin memiliki usaha sendiri, punya kesempatan yang sama untuk memiliki usaha personal franchise ini.

Dan saat ini di depan saya telah hadir beberapa orang yang telah menjalankan usaha waralaba pribadi ini, dan mereka memiliki usaha yang kini berkembang pesat. Yang pertama adalah Bapak Indra Kurniawan, beliau adalah seorang pengusaha dibidang distribusi consumer good di Jakarta.

Bapak Indra, apa yang membuat Pak Indra tertarik pada usaha personal franchise ini?

Indra Kurniawan: Saya melihat usaha personal franchise ini adalah usaha yang ada sistemnya. Dan saya sangat tertarik untuk memiliki usaha seperti itu. Sehingga suatu saat nanti apabila sistem ini sudah berjalan, maka usaha tersebut tetap akan tetap berjalan walaupun tanpa ada saya. Artinya saya tidak perlu bekerja selamanya.

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Indra.

Berikutnya hadir juga Bapak Hadi Santoso, seorang pengusaha printing tekstil dari Solo.

Pak Hadi, ini sangat menarik. Ya. Bapak sudah punya usaha printing tekstil yang tentunya saya yakin juga sudah mempunyai sistem sendiri, di perusahaan Bapak. Namun masih juga menjalankan usaha personal franchise ini. Apa yang membuat Pak Hadi tertarik, disini Pak?

Hadi Santoso: Yang jelas, sebagai pengusaha, saya tidak tertutup pada sebuah peluang. Dan memang konsep personal franchise ini menarik buat saya. Karena saya melihat, saya bisa memiliki bisnis kedua, atau second bisnis dalam hal ini. Jika ada dua sumber penghasilan mengapa tidak gitu Pak?

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Hadi. Nanti kita lanjutkan bincang-bincang kita.

Dan selanjutnya disini juga ada Bapak Made Sute Hanaya dari Denpasar Bali. Beliau pernah menjadi pimpinan cabang Bank Swasta Nasional di Denpasar, dan saat ini beliau memiliki usaha sendiri di bidang jasa konstruksi.

Pak Sute, apa yang membuat Bapak tertarik di bisnis personal franchise ini? Mengingat kalau saya melihat, seorang kontraktor pasti sudah sangat sibuk di lapangan Pak Ya?

Made Sute Hanaya: Justru itu Pak Edo. Usaha di bidang kontraktor sebenarnya stress full. Fluktuatif harga bahan baku, membuat keuntungan sulit bisa diprediksi. Bahkan, resiko menderita kerugian sangat tinggi dengan kondisi seperti saat ini. Saya melihat usaha personal franchise ini jauh lebih sederhana, tidak membuat stress, namun memiliki potensi masa depan yang lebih baik.

Edward Sardjono: Nah itulah ketiga narasumber yang telah menjelaskan mengapa mereka tertarik pada usaha personal franchise ini. Dan berikut ini juga hadir Bapak Leonard dari Yogyakarta. Boleh saya bilang beliau adalah seorang pengusaha muda, karena beliau masih seorang mahasiswa, namun sukses juga menjalankan usaha personal franchise ini.

Pak Leo. Apa yang membuat Bapak tertarik menjalankan usaha personal franchise ini Pak?

Leonard: Waktu itu saya memang sedang mencari-cari penghasil di luar kegiatan kuliah saya. Jadi waktu saya diperkenalkan dengan usaha personal franchise ini saatnya tepat sekali. Saya melihat potensinya. Jika saya dapat merintis usaha ini sekarang juga, mengapa saya harus menunggu lulus kuliah. Penghasilannya pun menurut saya sangat menarik karena lebih besar dibandingkan seorang lulusan S1.

Edward Sardjono: Terima kasih Pak Leo.

Kemudian disini juga hadir Bapak Soeprato dari Jakarta. Beliau saat ini masih aktif menjabat sebagai general manager di sebuah perusahaan distribusi berskala nasional.

Pak Soeprato. Karier Anda sudah begitu tinggi dan tentunya Anda sangat sibuk dengan pekerjaan Anda, dengan posisi tersebut. Nah, apa yang membuat Bapak tertarik di usaha personal franchise ini?

Soeprato: Begini Pak Edo. Secara karier terus terang saya merasa apalagi yang saya kejar ya? Karena di atas saya sudah langsung pemilik perusahaan. Nah saya tertarik di usaha ini karena saya memang sedang mencari usaha lain yang bisa menjadi usaha saya sendiri. Karena saya sadar bahwa karier saya di perusahaan kan tidak mungkin bertahan selamanya. Nah saya sempat menyelidiki beberapa peluang usaha seperti buka restoran, buka toko. Namun saya melihat potensi yang lebih baik dari usaha personal franchise ini.

Edward Sardjono: Terima kasih Pak Soeprato.

Dan narasumber kita yang terakhir di sini adalah Bapak Pengadi Hartono. Beliau adalah mantan manajer teknik di tiga perusahaan besar di Surabaya. Dan juga mantan seorang dosen. Dan kini beliau serius sekali menekuni usaha personal franchise ini dan sudah berkembang dengan besar.

Nah. Pak. Apa yang membuat Bapak tertarik menekuni usaha personal franchise ini sehingga Bapak memutuskan untuk alih profesi?

P. Hartono: Kalau saya Pak. Alasan utama yang membuat saya menjalankan personal franchise ini adalah kebebasan waktu. Jadi sebelas tahun saya bekerja di beberapa perusahaan. Yang saya alami adalah kejenuhan Pak. Pergi pagi pulang petang, pergi pagi pulang petang, itu terus yang saya lakukan, dan saya berharap bisa bebas waktu. Dan dari personal franchise ini saya mendapatkan jawabannya.

Edward Sardjono: Personal franchise atau waralaba pribadi saat ini menjadi usaha yang banyak ditekuni di kalangan pengusaha, profesional, maupun individu yang menginginkan memiliki usaha mandiri. Apa saja keunggulan dari waralaba pribadi ini mari kita tanyakan pada narasumber kita.

Pak Soeprato, setelah Anda menjalankan usaha ini menurut Anda, apa yang menjadi kelebihan usaha ini dibandingkan dengan usaha lain yang dulu Anda amati Pak?

Soeprato: Begini Pak Edo. Menurut saya kelebihan dari usaha ini adalah aspek membangun asetnya. Nah, sama seperti waralaba pada umumnya usaha ini ada sistem yang tinggal kita ikuti. Dan setelah sistemnya berjalan, kita tinggal nikmati hasilnya. Nah, artinya saya bisa memiliki aset yang akan terus memberikan penghasilan kepada saya walaupun katakanlah saya tidak bekerja lagi. Dan ini sangat berbeda dengan saat saya masih bekerja sekarang. Seandainya tiba-tiba saya tidak bisa bekerja lagi karena alasan kesehatan, atau karena diberhentikan dari perusahaan, atau alasan-alasan lain maka penghasilan saya langsung berhenti. Tapi di usaha ini saya yang menjadi pemilik usahanya, jadi tidak ada yang bisa memecat saya.

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Soeprato.

Nah, kalau menurut Pak Indra, bagaimana Pak?

Indra Kurniawan: Hampir sama dengan Bapak Soeprato. Dengan usaha ini saya bisa membangun aset yang menghasilkan pasif income. Karena usaha ini ada sistemnya. Sedangkan di pekerjaan saya sebagai distributor, semua masih bergantung pada aktifitas saya. Walaupun itu adalah usaha saya sendiri, justru rasanya saya dipenjara oleh pekerjaan. Dengan adanya target dan lain sebagainya.

Gimana dengan Pak Hadi?

Hadi Santoso: Betul sekali Pak Indra. Dalam usaha saya di printing tekstil ya, banyak faktor yang membuat saya merasa dipenjara oleh pekerjaan. Di bisnis tersebut saya tetap menjadi pembuat keputusan final. Jadi apapun tergantung dari saya. Bahkan berlibur dengan keluarga pun, pikiran saya tidak bisa terlepas dari urusan pekerjaan. Namun di usaha seperti personal franchise ini saya melihat bahwa saya bisa membangun aset yang bisa menghasilkan pasif income, tanpa saya harus terlibat di dalamnya selamanya.

Edward Sardjono: Baik Pak Hadi. Ya. Makin menarik perbincangan kita mengenai usaha personal franchise ini. Nah, apalagi disini juga hadir seorang mahasiswa yang juga berhasil di sini. Bagaimana komentar Pak Leo?

Leonard: Mungkin di sini saya yang paling yunior ya? Saya sendiri belum punya pengalaman apapun baik bekerja untuk orang lain maupun usaha sendiri, sehingga sulit bagi saya untuk membandingkan. Tapi mungkin justru disitulah letak keunggulan usaha personal franchise ini. Maksud saya dengan pengalaman nol di dunia kerja, saya tetap bisa mengembangkan usaha ini. Karena usaha ini sangat sederhana, dan sudah ada sistem yang bisa diikuti. Satu hal lagi yang menarik mengenai membangun aset tadi adalah bahwa usaha ini bisa diwariskan. Kebetulan ayah saya adalah seorang pegawai negeri sipil yang berpangkat 4C. Belum lama ini, ayah saya pensiun dari pekerjaan yang telah ditekuninya lebih dari dua puluh tujuh tahun. Dan tentu saja pekerjaan tersebut tidak dapat diwariskan pada saya. Dan seperti kata Pak Soeprapto, Pak Indra dan Pak Hadi tadi, di usaha personal franchise ini kita membangun sebuah aset yang nantinya bisa kita wariskan.

Made Sute Hanaya: Benar kata Pak Leo. Saya sendiri merasakan pernah 20 tahun bekerja. Saya baru sadar, bahwa pekerjaan saya tidak dapat diwariskan. Bahkan pekerjaan kontraktor saya pun, tidak mudah untuk diwariskan. Dan keunggulan lain di usaha ini, adalah saya bisa merintisnya tanpa harus meninggalkan proyek-proyek saya terlebih dahulu.

Mungkin Pak Hartono juga merasakan hal yang sama Pak?

P. Hartono: Justru itu Pak. Pada awal saya menjalankan bisnis ini, bisnis ini merupakan second bisnis saya. Tapi dengan berkembangnya aset yang saya bangun, saya jadikan bisnis ini main bisnis saya. Dan memang enak Pak. Karena saya sudah mempunyai usaha sendiri, saya dapat mengatur waktu kerja saya sendiri.

Edward Sardjono: Usaha personal franchise ternyata memberikan banyak keuntungan bukan hanya untuk golongan pengusaha bermodal kuat, namun juga menjangkau ke berbagai lapisan. Artinya usaha ini memiliki masa depan yang sangat cerah, yang mana telah terbukti di negara-negara maju. Bukan begitu Pak Hartono ya?

P. Hartono: Betul Pak. Ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan personal franchise. Apalagi kesadaran masyarakat makin tinggi dalam hal usaha sendiri, menciptakan aset dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita.

Leonard: Pak Edo, saya sangat setuju dengan Pak Hartono. Karena saya sendiri merasakan sebagai seorang mahasiswa punya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sekarang ini sangat tinggi. Dan bisnis personal franchise ini sangat memungkinkan seorang mahasiswa seperti saya yang belum memiliki keahlian apapun dibidang usaha, bisa memulai merintis usaha mandiri. Dengan modal yang terjangkau juga bagi kalangan mahasiswa. Juga konsep usaha personal franchise ini bisa membuka wawasan para mahasiswa dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan untuk memiliki usaha sendiri.

Soeprato: Nah sebenarnya tidak cuma untuk mahasiswa Pak Leo. Menurut saya banyak juga para profesional yang juga mencari cari cara untuk memiliki usaha sendiri. Karena dengan punya usaha sendiri, pertama ada rasa aman, karena tidak khawatir jika terjadi apa-apa dengan perusahaan tempat kita bekerja. Yang kedua, kalau kita punya usaha sendiri waktu untuk keluarga menjadi lebih banyak dan lebih fleksibel. Dimana hal ini tentu sulit didapat jika kita masih bekerja ikut orang. Nah sayangnya banyak profesional yang belum tahu jenis usaha apa yang cocok mereka lakukan, karena kesibukan mereka di kantor, masalah keterbatasan modal dan lain-lain. Nah menurut saya usaha personal franchise ini, saya yakin akan menjadi pilihan yang baik bagi para profesional yang ingin merintis usaha pribadi mereka seperti yang telah saya lakukan.

Made Sute Hanaya: Saya ingin sedikit menambahkan Pak Soeprato. Personal franchise ini bagi saya adalah sebuah usaha sendiri yang sangat unik ya. Dulu, ketika saya memutuskan untuk alih profesi, dengan berhenti sebagai pimpinan cabang bank, dan menjadi seorang kontraktor, saya waktu itu pikir sudah mendapatkan apa yang saya inginkan. Mungkin memang benar ya, secara materi lebih besar yang saya dapatkan. Namun saya masih tetap harus bekerja terus-menerus untuk mendapatkan income tersebut. Ternyata tidak beda jauh dengan waktu saya bekerja sebagai pimpinan cabang bank dulu. Setelah saya menjalankan usaha personal franchise ini, saya sadar, ternyata sekarang saya tidak perlu bekerja selamanya. Karena nantinya ada sistem yang bisa `mengambil alih peran saya ini.

Leonard: Itu yang saya cari di usaha ini Pak Sute. Saya ingin suatu saat dapat memiliki usaha yang tetap akan berjalan walaupun tanpa kehadiran saya. Dan melihat dari kondisi saya saat ini, usaha personal franchise ini adalah usaha yang paling cocok untuk mewujudkan keinginan saya tersebut.

Hadi Santoso: Ya. Saya pribadi percaya, eh, dengan usaha personal franchise seperti ini saya sedang membangun aset di luar aset yang telah saya miliki saat ini. Ada filosofi seperti ini ya, ikan baru sadar ada air ketika ikan itu dikeluarkan dari air. Jadi seseorang baru merasa membutuhkan bisnis lain ketika orang itu, omset usahanya mulai menurun, tokonya mulai sepi atau bahkan ketika dia akan diPHK karena perusahaan di tempat ia bekerja goyang. Ya. Saya tidak mau itu terjadi pada saya. Saya membangun kolam yang lain pada saat saya belum betul-betul membutuhkan kolam tersebut. Jadi seandainya nanti ada sesuatu terjadi pada kolam saya, tinggal loncat saja ke kolam yang lain. Tapi kalau kedua-duanya jalan mengapa tidak? Ya. Jadi saya memiliki dua aset yang memberikan income bagi saya. Jadi saya sangat merekomendasikan usaha personal franchise ini bagi siapapun yang menginginkan mulai membangun aset.

Edward Sardjono: Personal franchise atau waralaba pribadi merupakan salah-satu peluang untuk memulai membangun usaha mandiri. Bila anda tertarik untuk melihat lebih dalam mengenai usaha ini, silakan hubungi orang yang meminjamkan bisnis proposal ini pada Anda.

Bisnis Proposal: Personal Franchise

Edward Sardjono: Perkenalkan nama saya Edo, kali ini kita akan membicarakan mengenai sebuah konsep usaha yaitu waralaba pribadi atau personal franchise. Di era globalisasi ini, kita merasakan persaingan yang ketat di dunia usaha maupun dunia kerja. Ketatnya persaingan dirasakan baik oleh para pemilik usaha, profesional hingga tingkat karyawan. Dan semakin tingginya biaya hidup, biaya pendidikan anak, tunjangan kesehatan, dan jaminan hari tua, membuat banyak orang mencari alternatif usaha, maupun usaha mandiri. Konsep franchising bisnis atau waralaba merupakan salah satu peluang usaha yang kini berkembang pesat dan diminati oleh banyak kalangan. Kita tahu bisnis franchise atau waralaba kini bukan hanya berkembang di bidang makanan, namun meliputi properti broker, salon, rental VCD, bahkan masuk hingga bidang pendidikan. Keunggulan dari bisnis franchising adalah para pemegang lisensi atau ijin tidak perlu memiliki keahlian khusus, karena sudah disediakan sistem oleh perusahaan. Jadi jika kita ingin memiliki usaha sendiri atau ingin memiliki usaha lain di luar usaha yang telah kita miliki, franchising merupakan pilihan yang tepat saat ini. Namun untuk mendapatkan ijin atau lisensi sebuah franchise, diperlukan modal yang cukup tinggi, apalagi jika franchise tersebut sudah terkenal. Menurut buku The Cast Flow Quadrant, karangan Robert T. Kiosaki, ada sebuah konsep waralaba yang bisa dijalankan secara individual atau perorangan, yang disebut sebagai waralaba pribadi atau personal franchise. Yang menarik di sini adalah untuk mendapatkan ijin atau lisensi tidak diperlukan biaya yang tinggi, namun memiliki potensi yang tidak kalah dengan corporate franchise atau waralaba pada umumnya. Jadi semua orang yang ingin memiliki usaha sendiri, punya kesempatan yang sama untuk memiliki usaha personal franchise ini.

Dan saat ini di depan saya telah hadir beberapa orang yang telah menjalankan usaha waralaba pribadi ini, dan mereka memiliki usaha yang kini berkembang pesat. Yang pertama adalah Bapak Indra Kurniawan, beliau adalah seorang pengusaha dibidang distribusi consumer good di Jakarta.

Bapak Indra, apa yang membuat Pak Indra tertarik pada usaha personal franchise ini?

Indra Kurniawan: Saya melihat usaha personal franchise ini adalah usaha yang ada sistemnya. Dan saya sangat tertarik untuk memiliki usaha seperti itu. Sehingga suatu saat nanti apabila sistem ini sudah berjalan, maka usaha tersebut tetap akan tetap berjalan walaupun tanpa ada saya. Artinya saya tidak perlu bekerja selamanya.

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Indra.

Berikutnya hadir juga Bapak Hadi Santoso, seorang pengusaha printing tekstil dari Solo.

Pak Hadi, ini sangat menarik. Ya. Bapak sudah punya usaha printing tekstil yang tentunya saya yakin juga sudah mempunyai sistem sendiri, di perusahaan Bapak. Namun masih juga menjalankan usaha personal franchise ini. Apa yang membuat Pak Hadi tertarik, disini Pak?

Hadi Santoso: Yang jelas, sebagai pengusaha, saya tidak tertutup pada sebuah peluang. Dan memang konsep personal franchise ini menarik buat saya. Karena saya melihat, saya bisa memiliki bisnis kedua, atau second bisnis dalam hal ini. Jika ada dua sumber penghasilan mengapa tidak gitu Pak?

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Hadi. Nanti kita lanjutkan bincang-bincang kita.

Dan selanjutnya disini juga ada Bapak Made Sute Hanaya dari Denpasar Bali. Beliau pernah menjadi pimpinan cabang Bank Swasta Nasional di Denpasar, dan saat ini beliau memiliki usaha sendiri di bidang jasa konstruksi.

Pak Sute, apa yang membuat Bapak tertarik di bisnis personal franchise ini? Mengingat kalau saya melihat, seorang kontraktor pasti sudah sangat sibuk di lapangan Pak Ya?

Made Sute Hanaya: Justru itu Pak Edo. Usaha di bidang kontraktor sebenarnya stress full. Fluktuatif harga bahan baku, membuat keuntungan sulit bisa diprediksi. Bahkan, resiko menderita kerugian sangat tinggi dengan kondisi seperti saat ini. Saya melihat usaha personal franchise ini jauh lebih sederhana, tidak membuat stress, namun memiliki potensi masa depan yang lebih baik.

Edward Sardjono: Nah itulah ketiga narasumber yang telah menjelaskan mengapa mereka tertarik pada usaha personal franchise ini. Dan berikut ini juga hadir Bapak Leonard dari Yogyakarta. Boleh saya bilang beliau adalah seorang pengusaha muda, karena beliau masih seorang mahasiswa, namun sukses juga menjalankan usaha personal franchise ini.

Pak Leo. Apa yang membuat Bapak tertarik menjalankan usaha personal franchise ini Pak?

Leonard: Waktu itu saya memang sedang mencari-cari penghasil di luar kegiatan kuliah saya. Jadi waktu saya diperkenalkan dengan usaha personal franchise ini saatnya tepat sekali. Saya melihat potensinya. Jika saya dapat merintis usaha ini sekarang juga, mengapa saya harus menunggu lulus kuliah. Penghasilannya pun menurut saya sangat menarik karena lebih besar dibandingkan seorang lulusan S1.

Edward Sardjono: Terima kasih Pak Leo.

Kemudian disini juga hadir Bapak Soeprato dari Jakarta. Beliau saat ini masih aktif menjabat sebagai general manager di sebuah perusahaan distribusi berskala nasional.

Pak Soeprato. Karier Anda sudah begitu tinggi dan tentunya Anda sangat sibuk dengan pekerjaan Anda, dengan posisi tersebut. Nah, apa yang membuat Bapak tertarik di usaha personal franchise ini?

Soeprato: Begini Pak Edo. Secara karier terus terang saya merasa apalagi yang saya kejar ya? Karena di atas saya sudah langsung pemilik perusahaan. Nah saya tertarik di usaha ini karena saya memang sedang mencari usaha lain yang bisa menjadi usaha saya sendiri. Karena saya sadar bahwa karier saya di perusahaan kan tidak mungkin bertahan selamanya. Nah saya sempat menyelidiki beberapa peluang usaha seperti buka restoran, buka toko. Namun saya melihat potensi yang lebih baik dari usaha personal franchise ini.

Edward Sardjono: Terima kasih Pak Soeprato.

Dan narasumber kita yang terakhir di sini adalah Bapak Pengadi Hartono. Beliau adalah mantan manajer teknik di tiga perusahaan besar di Surabaya. Dan juga mantan seorang dosen. Dan kini beliau serius sekali menekuni usaha personal franchise ini dan sudah berkembang dengan besar.

Nah. Pak. Apa yang membuat Bapak tertarik menekuni usaha personal franchise ini sehingga Bapak memutuskan untuk alih profesi?

P. Hartono: Kalau saya Pak. Alasan utama yang membuat saya menjalankan personal franchise ini adalah kebebasan waktu. Jadi sebelas tahun saya bekerja di beberapa perusahaan. Yang saya alami adalah kejenuhan Pak. Pergi pagi pulang petang, pergi pagi pulang petang, itu terus yang saya lakukan, dan saya berharap bisa bebas waktu. Dan dari personal franchise ini saya mendapatkan jawabannya.

Edward Sardjono: Personal franchise atau waralaba pribadi saat ini menjadi usaha yang banyak ditekuni di kalangan pengusaha, profesional, maupun individu yang menginginkan memiliki usaha mandiri. Apa saja keunggulan dari waralaba pribadi ini mari kita tanyakan pada narasumber kita.

Pak Soeprato, setelah Anda menjalankan usaha ini menurut Anda, apa yang menjadi kelebihan usaha ini dibandingkan dengan usaha lain yang dulu Anda amati Pak?

Soeprato: Begini Pak Edo. Menurut saya kelebihan dari usaha ini adalah aspek membangun asetnya. Nah, sama seperti waralaba pada umumnya usaha ini ada sistem yang tinggal kita ikuti. Dan setelah sistemnya berjalan, kita tinggal nikmati hasilnya. Nah, artinya saya bisa memiliki aset yang akan terus memberikan penghasilan kepada saya walaupun katakanlah saya tidak bekerja lagi. Dan ini sangat berbeda dengan saat saya masih bekerja sekarang. Seandainya tiba-tiba saya tidak bisa bekerja lagi karena alasan kesehatan, atau karena diberhentikan dari perusahaan, atau alasan-alasan lain maka penghasilan saya langsung berhenti. Tapi di usaha ini saya yang menjadi pemilik usahanya, jadi tidak ada yang bisa memecat saya.

Edward Sardjono: Ok, terima kasih Pak Soeprato.

Nah, kalau menurut Pak Indra, bagaimana Pak?

Indra Kurniawan: Hampir sama dengan Bapak Soeprato. Dengan usaha ini saya bisa membangun aset yang menghasilkan pasif income. Karena usaha ini ada sistemnya. Sedangkan di pekerjaan saya sebagai distributor, semua masih bergantung pada aktifitas saya. Walaupun itu adalah usaha saya sendiri, justru rasanya saya dipenjara oleh pekerjaan. Dengan adanya target dan lain sebagainya.

Gimana dengan Pak Hadi?

Hadi Santoso: Betul sekali Pak Indra. Dalam usaha saya di printing tekstil ya, banyak faktor yang membuat saya merasa dipenjara oleh pekerjaan. Di bisnis tersebut saya tetap menjadi pembuat keputusan final. Jadi apapun tergantung dari saya. Bahkan berlibur dengan keluarga pun, pikiran saya tidak bisa terlepas dari urusan pekerjaan. Namun di usaha seperti personal franchise ini saya melihat bahwa saya bisa membangun aset yang bisa menghasilkan pasif income, tanpa saya harus terlibat di dalamnya selamanya.

Edward Sardjono: Baik Pak Hadi. Ya. Makin menarik perbincangan kita mengenai usaha personal franchise ini. Nah, apalagi disini juga hadir seorang mahasiswa yang juga berhasil di sini. Bagaimana komentar Pak Leo?

Leonard: Mungkin di sini saya yang paling yunior ya? Saya sendiri belum punya pengalaman apapun baik bekerja untuk orang lain maupun usaha sendiri, sehingga sulit bagi saya untuk membandingkan. Tapi mungkin justru disitulah letak keunggulan usaha personal franchise ini. Maksud saya dengan pengalaman nol di dunia kerja, saya tetap bisa mengembangkan usaha ini. Karena usaha ini sangat sederhana, dan sudah ada sistem yang bisa diikuti. Satu hal lagi yang menarik mengenai membangun aset tadi adalah bahwa usaha ini bisa diwariskan. Kebetulan ayah saya adalah seorang pegawai negeri sipil yang berpangkat 4C. Belum lama ini, ayah saya pensiun dari pekerjaan yang telah ditekuninya lebih dari dua puluh tujuh tahun. Dan tentu saja pekerjaan tersebut tidak dapat diwariskan pada saya. Dan seperti kata Pak Soeprapto, Pak Indra dan Pak Hadi tadi, di usaha personal franchise ini kita membangun sebuah aset yang nantinya bisa kita wariskan.

Made Sute Hanaya: Benar kata Pak Leo. Saya sendiri merasakan pernah 20 tahun bekerja. Saya baru sadar, bahwa pekerjaan saya tidak dapat diwariskan. Bahkan pekerjaan kontraktor saya pun, tidak mudah untuk diwariskan. Dan keunggulan lain di usaha ini, adalah saya bisa merintisnya tanpa harus meninggalkan proyek-proyek saya terlebih dahulu.

Mungkin Pak Hartono juga merasakan hal yang sama Pak?

P. Hartono: Justru itu Pak. Pada awal saya menjalankan bisnis ini, bisnis ini merupakan second bisnis saya. Tapi dengan berkembangnya aset yang saya bangun, saya jadikan bisnis ini main bisnis saya. Dan memang enak Pak. Karena saya sudah mempunyai usaha sendiri, saya dapat mengatur waktu kerja saya sendiri.

Edward Sardjono: Usaha personal franchise ternyata memberikan banyak keuntungan bukan hanya untuk golongan pengusaha bermodal kuat, namun juga menjangkau ke berbagai lapisan. Artinya usaha ini memiliki masa depan yang sangat cerah, yang mana telah terbukti di negara-negara maju. Bukan begitu Pak Hartono ya?

P. Hartono: Betul Pak. Ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan personal franchise. Apalagi kesadaran masyarakat makin tinggi dalam hal usaha sendiri, menciptakan aset dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita.

Leonard: Pak Edo, saya sangat setuju dengan Pak Hartono. Karena saya sendiri merasakan sebagai seorang mahasiswa punya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sekarang ini sangat tinggi. Dan bisnis personal franchise ini sangat memungkinkan seorang mahasiswa seperti saya yang belum memiliki keahlian apapun dibidang usaha, bisa memulai merintis usaha mandiri. Dengan modal yang terjangkau juga bagi kalangan mahasiswa. Juga konsep usaha personal franchise ini bisa membuka wawasan para mahasiswa dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan untuk memiliki usaha sendiri.

Soeprato: Nah sebenarnya tidak cuma untuk mahasiswa Pak Leo. Menurut saya banyak juga para profesional yang juga mencari cari cara untuk memiliki usaha sendiri. Karena dengan punya usaha sendiri, pertama ada rasa aman, karena tidak khawatir jika terjadi apa-apa dengan perusahaan tempat kita bekerja. Yang kedua, kalau kita punya usaha sendiri waktu untuk keluarga menjadi lebih banyak dan lebih fleksibel. Dimana hal ini tentu sulit didapat jika kita masih bekerja ikut orang. Nah sayangnya banyak profesional yang belum tahu jenis usaha apa yang cocok mereka lakukan, karena kesibukan mereka di kantor, masalah keterbatasan modal dan lain-lain. Nah menurut saya usaha personal franchise ini, saya yakin akan menjadi pilihan yang baik bagi para profesional yang ingin merintis usaha pribadi mereka seperti yang telah saya lakukan.

Made Sute Hanaya: Saya ingin sedikit menambahkan Pak Soeprato. Personal franchise ini bagi saya adalah sebuah usaha sendiri yang sangat unik ya. Dulu, ketika saya memutuskan untuk alih profesi, dengan berhenti sebagai pimpinan cabang bank, dan menjadi seorang kontraktor, saya waktu itu pikir sudah mendapatkan apa yang saya inginkan. Mungkin memang benar ya, secara materi lebih besar yang saya dapatkan. Namun saya masih tetap harus bekerja terus-menerus untuk mendapatkan income tersebut. Ternyata tidak beda jauh dengan waktu saya bekerja sebagai pimpinan cabang bank dulu. Setelah saya menjalankan usaha personal franchise ini, saya sadar, ternyata sekarang saya tidak perlu bekerja selamanya. Karena nantinya ada sistem yang bisa `mengambil alih peran saya ini.

Leonard: Itu yang saya cari di usaha ini Pak Sute. Saya ingin suatu saat dapat memiliki usaha yang tetap akan berjalan walaupun tanpa kehadiran saya. Dan melihat dari kondisi saya saat ini, usaha personal franchise ini adalah usaha yang paling cocok untuk mewujudkan keinginan saya tersebut.

Hadi Santoso: Ya. Saya pribadi percaya, eh, dengan usaha personal franchise seperti ini saya sedang membangun aset di luar aset yang telah saya miliki saat ini. Ada filosofi seperti ini ya, ikan baru sadar ada air ketika ikan itu dikeluarkan dari air. Jadi seseorang baru merasa membutuhkan bisnis lain ketika orang itu, omset usahanya mulai menurun, tokonya mulai sepi atau bahkan ketika dia akan diPHK karena perusahaan di tempat ia bekerja goyang. Ya. Saya tidak mau itu terjadi pada saya. Saya membangun kolam yang lain pada saat saya belum betul-betul membutuhkan kolam tersebut. Jadi seandainya nanti ada sesuatu terjadi pada kolam saya, tinggal loncat saja ke kolam yang lain. Tapi kalau kedua-duanya jalan mengapa tidak? Ya. Jadi saya memiliki dua aset yang memberikan income bagi saya. Jadi saya sangat merekomendasikan usaha personal franchise ini bagi siapapun yang menginginkan mulai membangun aset.

Edward Sardjono: Personal franchise atau waralaba pribadi merupakan salah-satu peluang untuk memulai membangun usaha mandiri. Bila anda tertarik untuk melihat lebih dalam mengenai usaha ini, silakan hubungi orang yang meminjamkan bisnis proposal ini pada Anda.